, Info

Work Space Jogja Semakin Populer Akhir-Akhir ini

Mengenal Konsep Work Space

Work Space Jogja – Menjamurnya working space di kota besar seperti Jakarta, Bandung dan Surabaya juga sampai ke Yogyakarta. Working space bukan sekadar tempat bekerja, melainkan juga tempat setiap individu maupun kelompok untuk berkolaborasi ,tempat bekerja kaum milenial itu tidak hanya menempati areal sendiri tetapi juga menyatu di pusat perbelanjaan, selain itu working space juga menawarkan daya tampung yang luas, misalnya setiap private office bisa menampung enam sampai sembilan orang, coworking area 62 orang, dan event space 130 orang.

work space jogja
work space jogja

Kenapa Work Space?

Image jogja sebagai kota pendidikan yang diisi oleh individu yang gemar belajar dan memiliki talenta dianggap sebagai peluang untuk tumbuh bersama. Sebagai working space, jogja memiliki nilai yang sama yakni mengedepankan komunitas, kolaborasi, pembelajaran, dan kesinambungan.
Jadi kenapa work space jogja? karena masyarakatnya dikenal memiliki semangat yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia serupa dengan berkelompok, berkumpul, atau berkolaborasi.melihat Jogja merupakan tempat ideal untuk tumbuh bersama.

Di lingkungan startup Jogja, worki space Jogja merupakan istilah yang sangat umum digunakan ketika berbicara mengenai tempat bekerja bagi para pelaku startup di Jogja. Secara harfiah, worki space merupakan sebuah ruang bersama yang digunakan untuk melakukan pekerjaan.

Di Jogja sendiri, kini mempunyai banyak worki space jogja yang diperuntukkan kepada para mahasiswa, khususnya para freelancer yang tak punya kantor namun butuh menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat. Dan biasanya harus memakai laptop dan membutuhkan koneksi internet yang stabil. Work space yang ada di Jogja ini juga tak melulu menawarkan internet cepat sebagai konten jualan utamanya, namun mereka juga menjanjikan tempat yang nyaman untuk bekerja lama-lama.

Work Space Lebih Menarik Startup dan Freelance Join, Mengapa?

Nongkrong dan Wifi Stabil

work space jogja
work space jogja

Yogyakarta jadi salah satu kota pelajar yang dibanjiri mahasiswa baru tiap tahunnya. Dari gaya hidup anak mudanya, potensi bisnis di kota ini pun ikut berkembang. Kafe dan mengerjakan tugas sudah seperti paketan yang nggak terpisah. Maka dari itu, banyak kafe menawarkan koneksi wifi-nya yang kencang. Yang akan dicari adalah Work space jogja yang fancy, terjangkau, dan memilki koneksi internet kencang. Tempat ini diharapkan bisa membuat ide berdatangan dan menstimulasi kreativitas dengan interiornya yang keren.

Biaya lebih hemat

Sebagai Start Up untuk menjadi anggota work space jogja, anda tidak harus merogoh kantong dalam-dalam. Biaya keanggotaan coworking space mulai dengan Rp. 50.000/hari sampai yang hanya Rp. 1.000.000/bulan tergantung dengan kebutuhan anda. Sangat murah bukan ketimbang harus menyewa Gedung Atau membeli ruko.

Penyewa Memiliki Tanggung Jawab Lebih sedikit

Dengan bergabung working space jogja, tanggung jawab jauh lebih sedikit di banding dengan konvensional. Urusan seperti masalah kebersihan dan perawatan semua adalah tanggung jawab pemilik bangunan. Itulah merupakan salah alasan utama kenapa Generasi Milenial lebih suka bekerja di working Space.

Tidak terikat perusahaan / Komitmen kecil di Work space

Kantor yang konvensional mengharuskan penyewa menyewa kantor / gedung yang akan di tempati secara komitmen, minimal 1-2 tahun. Sedangkan untuk di Work Space anda bebas memilih sendiri periode keanggotaan anda sesuai kebutuhan, bisa tahunan, bulanan, mingguan, harian, bahkan sampai perjam.

Mendukung Startup yang Sedang Fenomenal

Milenial cenderung lebih suka membuka start up sendiri ataupun bergabung dengan perusahaan start up. working Space merupakan solusi bagi para startup untuk mengembangkan bisnisnya serta memfasilitasi para anggotanya untuk bergerak cepat. Maka tidak heran Start up saat ini yang mulai dari nol bisa dengan cepat berkempang pesat, salah satunya berkat kehadiran coworking space ini.

Lokasi Work Space Strategis

Lokasi yang strategis sangat dibutuhkan oleh semua pelaku bisnis terlebih untuk para start up dan milenial. Menurut hasil riset hingga 62% milenial lebih suka tinggal di pusat kota, dimana sumber daya seperti restoran, cafe, pom bensin, tempat hiburan bisa dengan mudah dikunjungi. Dan working Space sendiri biasanya terletak dipusat kota dengan lokasi yang strategis dan pastinya sangat mudah di capai untuk anggotanya.

Penyedia layanan ruang bersama diharapkan tak hanya berlomba-lomba dalam menyediakan ruang. Karena saat ini semakin banyak working space yang tumbuh, sehingga keberadaannya menjadi sangat umum. Lebih dari itu, dengan menyediakan berbagai kegiatan berbasis komunitas akan membuat orang mau untuk terus menggunakan layanan yang ditawarkan. Dengan demikian,  juga dapat berperan dalam membangun iklim start-up yang terus berkembang agar siap berkompetisi.

Post Your Thoughts